Berita  

Penghapusan Honorer, APKASI Akan Sampaikan Kegelisahan Tenaga Kontrak kepada Jokowi

menu

Penghapusan honor, APKASI, berencana menyampaikan kegelisahan pekerja kontrak kepada Jokowi

Presiden Jokowi. ilustrasi. Foto: Ricardo/Rakyataceh.co

Rakyataceh.co, sampit – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor berjanji akan memperjuangkan nasib buruh kontrak dengan meminta pemerintah pusat memberikan konsesi terhadap rencana penghapusan tugu kehormatan daerah tersebut.

Halikinnor ingin pemerintah mengetahui bahwa kondisi di Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng) berbeda dengan di kota-kota besar.

“Jika pekerja kontrak Jika dicabut, bisa mengganggu pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan,” kata Halikinnor dari Sampit, Rabu (25/5).

Menurut Bupati yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Bupati Seluruh Indonesia (Apkasi) Kalteng, dalam waktu dekat ia bersama pengurus Apkasi se-Indonesia akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di sebuah acara.

pada pertemuan dengan Presiden Jokowi Nantinya, Halikinnor akan menyampaikan aspirasi persetujuan Kalteng.

Beberapa aspirasi tersebut adalah kecemasan pegawai non-ASN atas keadilan dan perluasan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) ke Kalimantan Tengah, serta rencana pemerintah untuk menghapus pekerja honorer dan kontrak pada tahun 2023.

Halikinnor mengatakan pemerintah pusat tidak menginginkan honor dan kontrak, namun faktanya di daerah masih dibutuhkan kehadiran pegawai non-ASN.

Menurutnya, kuota seleksi ASN terbatas baik untuk PNS maupun PNS. PPPK Mereka meninggalkan daerah di mana mereka tidak punya pilihan lain selain merekrut pekerja kontrak untuk perawatan kesehatan dan guru, terutama di daerah terpencil.

APKASI akan menyampaikan kepada Presiden Jokowi kekhawatiran para pekerja kontrak atas penghapusan pensiun honorer pada rapat yang akan digelar dalam waktu dekat.

Baca konten menarik lainnya dari Rakyataceh.co di: Rakyataceh.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.