Berita  

PBNU: Mbak Puan Perjuangkan Kebaikan Ibu Dan Anak Dengan RUU KIA

PBNU: Mbak Puan Perjuangkan Kebaikan Ibu Dan Anak Dengan RUU KIA

Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menghadiri Pokja Nasional PDI-P II pada Selasa (21/6/2022) di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Foto: dr. DPP PDIP

Rakyataceh.co, Jakarta – Nasyirul Falah Amru (Gus Falah), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Tanfidziah Nasyirul Falah Amru (Gus Falah), memuji Puan Maharani, Ketua DPR RI, atas upayanya memastikan Single- UU Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) bisa segera dibahas. Republik Demokratik Rakyat Korea.

Gus Falah mengatakan undang-undang KIA sangat dibutuhkan ibu dan anak di negeri ini.

Gus Falah mengatakan Kamis (23/6/22) “Khusus bagi ibu, karyawan atau pekerja wanita, tindakan ini sangat berarti karena salah satu tindakan tersebut mengatur tentang penambahan cuti hamil dan melahirkan bagi ibu.”

dalam RUU Kesejahteraan Ibu dan anak Menurut Gus Falah, ibu yang melahirkan nanti berhak cuti selama enam bulan.

Menurut Gus Falah, aturan tersebut memungkinkan ibu untuk lebih dekat dengan bayinya.

Bagi Gus Fala, kemesraan ibu dan anak bukanlah kemesraan biasa.

“Seorang ibu adalah wali dan wali bagi anak. Ada ikatan yang kuat antara ibu dan anak, terutama bayi yang baru lahir. Jadi liburan enam bulan memungkinkan kita untuk merangkul ikatan batin,” kata Gus Falah.

“Sebagai seorang ibu, Mbakpuan perlu memahami sisi batin seorang ibu yang baru saja melahirkan. Jadi perjuangannya RUU KIA adalah untuk kepentingan seluruh ibu dan anak Indonesia,” kata Gus Falah yang juga anggota DPR RI.

RUU KIA sangat berarti bagi mereka, salah satunya mengatur tentang penambahan ibu hamil dan cuti melahirkan.

Baca konten menarik lainnya dari Rakyataceh.co di: Rakyataceh.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.