Berita  

Langkah terobosan Cornelis Paduai…

Jumat, 24 Juni 2022 – 10:55 WIB

Langkah Terobosan Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian di Paduai Cornelis - Rakyataceh.co Papua

Direktur Dinas Pertanian dan Pangan, Teluk Wondama, Korneles Paduai. Foto: ANTARA/HO-Zack Tonu B

papua.Rakyataceh.co, mesin cuci – Kementerian Pertanian dan Pangan Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat telah mengusulkan penetapan lahan seluas 487 hektar sebagai lahan dengan potensi pertanian berkelanjutan (LP2B).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Teluk Wondama, Korneles Paduai, mengatakan keputusan LP2B itu: perubahan penggunaan lahan yang memiliki potensi pertanian.

“Pendirian LP2B untuk melindungi dan memastikan agar kawasan yang memiliki potensi pertanian tidak dialihkan untuk tujuan lain,” kata Kornelis Paduai di Isei, Wasior, ibu kota Kabupaten Teluk Wondona, Provinsi Papua Barat, Jumat (24/6). dikatakan.

Lahan yang diusulkan untuk masuk dalam kawasan LP2B adalah dua lahan usaha (LU-II) pemukiman pendatang yang masing-masing menempati lahan seluas 300 hektar di Kecamatan Teluk Duairi Desa Sobei Sobei seluas 75 hektar. di Sobei Indah dan Sobei Indah. Seluas 75 ha dan Warayaru seluas 150 ha.

Sedangkan Kecamatan Nikiwar seluas 187 ha dengan 150 ha dari Desa Werianggi dan 37 ha dari Desa Tamoge.

Menurut Kornelis, saat ini Kanwil Teluk Wondama sudah menyiapkan Perbup Bupati untuk melindungi potensi lahan pertanian.

“Ini lahan migran yang bisa ditetapkan sebagai kawasan LP2B dari LU-II sampai Perbup,” kata Paduai. “Sementara Wasior dan daerah lain belum ada clear land sehingga kami belum bisa menentukan luasnya.”

Secara regulasi, kawasan LP2B terlebih dahulu harus ditetapkan dengan peraturan daerah atau paling tidak Perbup.

Korneles Paduai mengatakan, keputusan LP2B untuk mencegah konversi kawasan yang berpotensi pertanian.

Baca konten menarik lainnya dari Rakyataceh.co di: Rakyataceh.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.