Cara Cek Saldo E-money di M-Banking dan ATM, Praktis!

Dalam satu dekade terakhir ini, masyarakat Indonesia bahkan dunia mulai jarang menggunakan uang tunai sebagai media transaksi, dan sebagian besar sudah mulai menggunakan opsi lain sebagai media transaksi, salah satunya adalah uang elektronik.

Uang elektronik sendiri merupakan salah satu media yang digunakan untuk menyimpan uang berupa kartu elektronik yang diisi dengan uang untuk digunakan sebagai alat transaksi yang sah. Pada artikel ini, kami akan menjelaskan cara memeriksa saldo uang elektronik.

Asal usul uang elektronik

Asal usul uang elektronik

Uang elektronik kini menjadi alat transaksi yang banyak digunakan, alternatif dari mata uang yang kita kenal selama ini. Meskipun perbedaan antara uang elektronik dan uang riil sangat jelas, tidak ada perbedaan nilai tukar antara uang elektronik dan uang riil.

Uang elektronik sendiri lahir pada tahun 1960, diawali dengan IBM yang merupakan perusahaan komputer terbesar yang bekerjasama dengan American Airlines untuk membuat sistem semi otomatis untuk lingkungan riset bisnis.

Diketahui pada tahun 1983, bahwa penemuan yang dilakukan oleh ilmuwan David Chum meluncurkan ledakan baru berupa uang digital. Kemudian disebut Digicash dan perusahaan pertama didirikan di kota Amsterdam Belanda.

jenis uang elektronik

jenis uang elektronik

Uang elektronik terbagi menjadi dua jenis, berikut ini klasifikasi uang elektronik agar Anda dapat lebih memahaminya:

1. Program Prabayar

Uang tunai digital sendiri merupakan program prabayar atau sering juga disebut uang digital, yaitu uang elektronik yang nilainya disimpan dalam hard disk di komputer. Proses transfer uang online.

2. Kartu Prabayar

Kartu prabayar, juga dikenal sebagai pembelian elektronik, adalah uang elektronik yang nilainya disimpan dalam chip yang tertanam dalam kartu.

Flazz BCA merupakan contoh kartu prabayar pertama yang menggunakan uang elektronik. Sedangkan Mandiri E-Money adalah kartu prabayar yang diterbitkan oleh Bank Mandiri, Brizzi diterbitkan oleh Bank BRI dan BNI Prabayar diterbitkan oleh Bank BNI.

Anda dapat menggunakan kartu ini di beberapa merchant yang bekerja sama dengan bank terkait. Selain bank-bank di atas, ada juga lembaga non-perbankan yang juga menerbitkan kartu prabayar, seperti Telkomsel.

Penggunaan uang elektronik tidak memerlukan proses otorisasi seperti penggunaan PIN atau tanda tangan, karena uang elektronik tidak terhubung langsung dengan rekening bank nasabah.

Manfaat uang elektronik

Manfaat uang elektronik

Melalui penggunaan uang elektronik dapat memudahkan Anda sebagai pengguna layanan ini untuk melakukan banyak transaksi dengan mudah dan praktis. Berikut beberapa manfaat yang membuat Anda sebagai pengguna lebih percaya diri dalam menggunakan uang elektronik:

  • Sangat praktis dan mudah untuk melakukan berbagai transaksi pembayaran. Jadi Anda sebagai pengguna tidak perlu repot menyiapkan uang tunai sebagai transaksi.
  • Bagi sebagian orang, mendapatkan uang kembalian dalam jumlah kecil terkadang terasa rumit, dan hal ini dapat diatasi dengan menggunakan uang elektronik.
  • Fleksibel untuk digunakan, sangat cocok untuk pembayaran publik bernilai kecil dengan frekuensi tinggi, misalnya ketika Anda ingin membayar biaya lalu lintas.

Kelebihan dan kekurangan uang elektronik

Penggunaan uang elektronik sangat dianjurkan terutama di masa pandemi seperti ini, karena uang tunai merupakan barang tidak langsung yang berpindah dari tangan ke tangan, selain itu berikut beberapa keuntungan jika menggunakan uang elektronik:

1. Keuntungan uang elektronik

Kelebihan dan kekurangan uang elektronik

  • Sebuah alat khusus telah disediakan untuk kartu uang elektronik. Jadi Anda tidak perlu lagi membawa uang tunai untuk keperluan transaksi.
  • Manajemen dikelola dengan mesin dan teknologi canggih, sehingga Anda tidak perlu khawatir karena transaksi menjadi lebih akurat.
  • Anda juga tidak perlu menunggu kembalian karena jumlah nominal akan berkurang sesuai dengan jumlah uang yang dibutuhkan.
  • Anda tidak perlu mengingat uang yang Anda gunakan karena disediakan database yang dapat mencatat semua transaksi Anda.

2. Kurangnya uang elektronik

Kelebihan dan kekurangan uang elektronik

Harus diterima di Indonesia, perkembangan teknologi sangat pesat, namun tidak semua orang bisa mengikutinya, peralihan generasi dengan pemahaman teknologi yang sangat lambat menjadi faktor yang menjadi kendala tidak semua orang mau menggunakan uang elektronik.

Berikut rangkuman beberapa kerugian menggunakan uang elektronik:

  • Rentan terhadap peretasan atau hacking karena menggunakan sistem elektronik dan internet.
  • Jika ada kesalahan perangkat lunak, risiko terburuk adalah kehilangan data.
  • Anda tetap harus menyiapkan uang tunai saat bepergian, karena tidak semua tempat memiliki alat untuk kebutuhan transaksi uang elektronik.
  • Jika kartu Anda hilang, uang yang disimpan dalam uang elektronik kemungkinan besar akan hilang, Anda perlu mengurusnya di bank yang bersangkutan.

Baca juga: Moneter Telkomsel

Cara Cek Saldo Uang Elektronik dari Mandiri

Cara Cek Saldo Uang Elektronik dari Mandiri

Untuk mengecek saldo uang elektronik Anda, Anda hanya membutuhkan Internet sebagai metode utama, yang biasa disebut dengan Internet Banking. Atau bisa dengan mobile banking, penggunaan ATM.

Berikut cara cek saldo uang elektronik menggunakan online banking:

  • Buka Mandiri Online Banking, dan ketik bankmandiri.co.id di browser smartphone atau PC Anda.
  • Kemudian Anda akan diminta untuk masuk dengan ID Pengguna dan PIN Anda.
  • Setelah login dan tampil di layar menu utama, pilih e-money dan masuk ke menu Mandiri e-money.
  • Kemudian pilih Daftar Informasi Saldo.
  • Masukkan nomor e-money 16 digit
  • Informasi tentang sisa saldo Anda akan muncul dan dapat dilihat langsung.

Cara cek saldo uang elektronik melalui mobile banking

Cara cek saldo uang elektronik melalui mobile banking

Untuk mempelajari cara cek saldo e-money melalui mobile banking, Anda harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi Mandiri e-money melalui Google Play Store atau Apple Store.

Setelah mengunduhnya, buka aplikasi dan masuk langsung ke akun Anda dengan PIN yang Anda miliki.

Setelah itu, tempelkan kartu uang elektronik di bagian belakang layar smartphone Anda, dengan memindai dari smartphone Anda ke kartu uang elektronik Anda, maka secara otomatis sisa saldo uang elektronik akan muncul di aplikasi.

Cara cek saldo uang elektronik menggunakan ATM

Cara cek saldo uang elektronik menggunakan ATM

Cara yang terakhir adalah cara cek saldo uang elektronik menggunakan ATM sebagai perantara, anda bisa mendatangi tempat terdekat yang tersedia ATM. Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda ikuti:

  1. Tekan tombol hijau di ATM.
  2. Pilih daftar uang elektronik Mandiri.
  3. Tempelkan kartu uang elektronik pada gambar uang elektronik yang tersedia di ATM.
  4. Pilih Informasi Saldo.
  5. Sisa saldo akan muncul secara otomatis dan Anda dapat mengetahuinya di layar ATM.

Masyarakat Indonesia menuju generasi cashless society

Pemberlakuan wajib penggunaan biaya elektronik dengan media uang elektronik sebagai transaksi pada tanggal 31 Oktober 2017, menjadikan navigasi lebih cepat dan praktis. Anda tidak perlu menunggu dalam antrean panjang untuk mengambil alih perubahan.

Apalagi sekarang sudah ada widget tol, alat seperti stik tarif dengan ujung yang memiliki tempat untuk memasukkan kartu tol elektronik, sehingga memudahkan pengguna untuk mengklik atau mengetuk di gerbang tol. Selain bayar via Transjakarta juga berlaku

Ini bisa menjadi gambaran pelayanan publik yang mengikuti perkembangan teknologi. Sebagai generasi millennial, kebijakan ini harus kita dukung, agar terwujudnya cashless society di Indonesia lebih cepat untuk kemajuan bersama.

Baca Juga: Token Bank BSI 2021 Terbaru

Setelah mengetahui beberapa informasi tentang cara cek saldo uang elektronik dan informasi lainnya tentang uang elektronik, mari kita coba sistem pembayaran elektronik ini dengan beralih ke uang elektronik untuk mewujudkan generasi cashless society di Indonesia.