Festival Rapai Urouh, Blang Mangat Juara I

Festival Rapai Urouh, Blang Mangat Juara I

 

LHOKSEUMAWE-Dewan Kesenian Aceh (DKA) Lhokseumawe menggelar Festival Rapai Urouh  tingkat Kota di Gampong Meunasah Manyang, Kecamatan Muara Dua, Sabtu (9/10).  Tim Kecamatan  Blang Mangat berhasil meraih juara  pertama dan berhak mendapatkan piala bergilir ketua DPRK M Yasir.

Tim Kecamatan Blang Mangat menaklukkan dua tim tangguh lainnya  yakni tim Muara Dua dan Muara Satu.  Selain mendapat piala bergilir, tim yang dikoordinir oleh Tgk Khairul  tersebut berhak mendapat tropi tetap dari Dewan Kesenian Aceh (DKA)  Lhokseumawe selaku penyelenggara, beserta dana pembinaan sebanyak Rp 5 juta.

Sementara untuk juara dua diraih tim tuan rumah Kecamatan Muara Dua, dengan hadiah tropi tetap dan dana pembinaan senilai Rp 4 juta, sementara Kecamatan Muara Satu harus bertahan  posisi ketiga dengan memperoleh tropi dan dana pembinaan sebesar Rp 3 juta.

“Festival Rapai Urouh  kali  ini sedikit berbeda dengan festival sebelumnya, karena peserta dibatasi umur, dan mereka penabuh rapai terbaik yang diambil dari sejumlah grup rapai   untuk mewakili kecamatan masing-masing,” ujar Ketua DKA Lhokseumawe, Nazaruddin aliasn Peutuha Din.

Tujuannya tidak lain , lanjut Peutuha Din, untuk menumbuhkan minat generasi muda dalam  melestarikan seni tradisi Aceh tersebut  yang sudah dilakukan secara turun-temurun oleh generasi sebelumnya. “Festival Rapai Urouh ini akan kita jadikan agenda tahunan di Kota Lhokseumawe dan semoga ke depan akan digelar lebih meriah,” jelasnya.

Sementara itu, Pembina Rapai Urouh Kota Lhokseumawe, M Yasir Umar yang juga ketua DPRK menambahkan, pihaknya akan terus mendorong pemerintah Kota agar  mengambil peran dalam membangkitkan seni tradisi terutama Rapai Urouh yang sudah ditetapkan sebagai ikon seni budaya kota Lhokseumawe.

“Saya sangat berterima kasih kepada DKA dan segenap pelaku seni di Lhokseumawe yang telah mensukseskan acara ini, harapan besar saya ke depan seni tradisi Rapai semakin dikenal oleh masyarakat luas, tidak hanya di Aceh bahkan sampai ke tingkat internasional, apalagi kabarnya  tahun 2017, Lhokseumawe akan digelar festival rapai International,” pungkas Yasir.(sm)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below