Pakai Narkoba, 9 Oknum TNI Dipecat

Pakai Narkoba, 9 Oknum TNI Dipecat

 

Persidangan peradilan 11 prajurit TNI di jajaran Korem 011/Lilawangsa, di Mess Korem 011/Lilawangsa Lhokseumawe, Senin (8/8). (rakyat aceh/istimewa

SIDANG MILITER : Persidangan peradilan 11 prajurit TNI di jajaran Korem 011/Lilawangsa, di Mess Korem 011/Lilawangsa Lhokseumawe. (rakyat aceh/istimewa

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 9 orang oknum prajurit TNI di jajaran Korem 011/Lilawangsa, dipecat. Kesembilan oknum prajurit ini dinilai melakukan sejumlah pelanggaran selama kedinasannya yakni disersi dan memakai narkoba.

Ini berdasarkan hasil putusan persidangan pengadilan Militer dan Oditurat Militer I-01/Banda Aceh dipimpin Majelis Hakim, Letkol Laut (KH) Asep Ridwan Hasyim, SH, M.Si., M.H selaku Hakim Ketua. Persidangan dilakukan terhadap 10 orang prajurit TNI di jajaran Korem 011/Lilawangsa, yang berlangsung mulai tanggal 8 sampai dengan 12 Agustus 2016, bertempat di Mess Korem 011/Lilawangsa, Jumat (12/8) sore.

Berdasarkan fakta-fakta menjadi tuntutan Oditur Militer, dua orang divonis dengan hukuman 10 Bulan Penjara dengan hukuman tambahan yaitu pemecatan dari dinas kemiliteran, dengan pelanggaran dilakukan selama kedinasannya yaitu penyalah gunaan Narkotika.

Sementara 7 prajurit lainnya dijatuhkan hukuman 12 bulan penjara ditambah hukuman tambahan yaitu pemecatan dari dinas militer, dengan pelanggaran dilakukan yaitu penyalahgunaan Narkotika dan tindak pidana Disersi.

Sedangkan 1 orang lagi belum dapat dibacakan hasil keputusannya, dikarenakan tersangka masih belum di temukan karena melakukan tindakan pelanggaran Disersi, namun tersangka sudah masuk Dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, SH mengatakan, 10 orang prajurit yang telah melakukan dua pelanggaran fatal yang tentunya harus diberikan sanksi yang setimpal sesuai dengan pelanggaran yang diperbuat.

“Pertama Disersi dalam masa damai yang artinya dalam keadaan tidak perang dia melarikan diri dari dinas militer dari kesatuannya, yang kedua menyalah gunakan pemakaian narkotika,” katanya.

Danrem menjelaskan, selama ini, pihaknya sudah melakukan pengawasan kepada seluruh anggota khususnya yang berada di jajaran Korem 011/Lilawangsa. Penerapan dan pencerahan atau pemahaman kepada anggota TNI juga sudah diberikan, selain itu, Penandatanganan dituangkan dalam Fakta Integritas juga disaksikan dan ditanda tangani masing-masing Prajurit dan istrinya.

“Dalam perjanjian kesepakatan tertuang untuk tidak memakai dan mengedarkan narkoba, dan apa bila masih ada prajurit yang berani mencoba dan ditemukan masih melakukan hal tersebut maka hukuman pecat tetap diberlakukan sesuai Undang Undang yang ada,” jelasnya.

“Sembilan prajurit itu memenuhi unsur pidana dengan hukuman pemecatan dari dinas militer. Keputusan itu sesuai dengan kebijakan Panglima TNI yang menyatakan bahwa setiap pelanggaran yang berkaitan dengan Disersi, Asusila apa lagi dengan KBT dan penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pemakai maupun pengedar akan diberhentikan dengan tidak hormat dari dinas militer. (phonna)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below